Friday, June 03, 2011

Episode Hujan



Suatu waktu dalam hidupmu
Kala hujan dengan keras menerpamu
Di saat itulah kau akan belajar
Menikmati awan kelabu

Suatu hari dalam hidupmu
Kala hujan menyapamu dengan badainya
Di saat itulah kau akan belajar
Menikmati rasa sakitnya

Aku tahu pelangi kan datang
Menghangatkanku dengan indah bias sinarnya
Tapi masihkah aku di sini?

*** 

Gambar diambil dari sini 

Sunday, April 17, 2011

Risau Rindu

Saat kutatap lekat langit jiwaku
Ingin aku singgah dan berlama-lama di sana
Menekuri riak-riak hati yang selalu haru
Mengeja bait demi bait rasa dalam nuansa biru

Saat kubaca dinding hatiku
Dirinya risau akan rindu
Namun lagu takkan berlalu
Kan s'lalu berdendang dalam nada syahdu

Mungkin nanti
Betapa jarak takkan berarti
Kau 'kan s'lalu ada di sini
Indah di hati ini

Friday, April 15, 2011

Saat Cinta



Saat semua berubah menjadi cinta
Tak ada yang perlu kurisaukan
Tak ada pula yang perlu kukeluhkan
Semua hanyalah keindahan

Keindahan dalam mengabdi
Keindahan dalam belajar menjadi seperti yang kau harapkan
Keindahan dalam ikhlas menerima semua yang ada
Keindahan dalam menyimak dan membaca dirimu, kasihku
Keindahan… dalam mencintaimu

Thursday, March 31, 2011

Wahai Mentari, Duhai Pelangi

Mentari,
Maafkan daku lupa pada hangatmu
Sebab ia tlah begitu rupa
Menghangatkan hatiku

Pelangi,
Maafkan daku abaikan indahmu
Sebab ia tlah begitu rupa
Melukiskan keindahan di hatiku

Wahai mentari, duhai pelangi
Maklumilah...
Hatiku kini bermusim baru
Menyemai syahdu

Saturday, February 12, 2011

Langit Pagi

Langit pagi ini
Siratkan warna hati
Membentang bagai lautan permadani
Membiru bagai indahnya mimpi-mimpi


Mungkin kini
Langit kata sedang memuai jiwa
Mengumpulkan bait-bait nan indah
Dalam kristal awannya

Mungkin nanti
Kala ia tlah berevaporasi
Kan kuhujani engkau dengan puisi
Kan kuindahkan engkau dengan pelangi diksi

Sumber gambar dari sini

Thursday, January 27, 2011

Aku Lupa


Ternyata aku lupa 
Engkau membuat langit menjadi lega
Engkau membuat petani bergembira
Engkau menyejukkan sesak udara

Ternyata aku lupa
Derasmu ciptakan berkah di bumi
Derasmu lelapkan mimpi
Derasmu hadirkan pelangi

Ah, jika aku ingat
Betapa engkau akan kuizinkan
Menderas tiap hari
Membanjir di sini

Aku mencintamu, hujan
Sumber gambar dari sini

Thursday, January 20, 2011

Percuma

 
 
Percuma kau memoles diri
Percuma kau memasang wajah putih
Percuma kau mengumbar kata bagai gula
Dengan alasan

Aku bukan penonton
Yang menikmati pertunjukan bodohmu
 
Aku tak butuh alasan
Bahkan milikku
 
Sumber gambar dari sini
 
***
*Bubur tak kan pernah kembali menjadi nasi*
 

Thursday, January 13, 2011

Jika Kau Rindu

Puisi punya rumahnya
Menjadi tempat berteduh
Menjadi tempat mengadu

Puisi pun kadang tak pulang
Layaknya kita, yang selalu rindu akan pulang
Saat tak ada lagi tempat untuk pulang
 
 


Jika kau rindu puisi
Pulanglah...

Wednesday, January 12, 2011

"Dah sampe mana hafalannya?"

Beberapa hari yang lalu, saat bersilaturrahim dengan teman-teman seperjuangan di sebuah acara, saya iseng bertanya dengan anak dari salah satu Mbak yang ikut dalam acara itu.

"Adek sekarang hafalannya dah sampe mana?", saya bertanya dengan santai sambil menikmati acara tersebut. 

Lalu, ia juga menjawab dengan santai sambil cuek menatap ke depan, "Al Qolam". 

*glekkk* Saya benar-benar tertohok, tertampar keras sekaligus malu. Betapa saya sungguh malu, mengingat hafalan saya yang masih cekak. Saya teringat bagaimana susah payahnya menghafalkan sepertiga jumlah surat dari Al Qur'an. Sedangkan anak ini, sudah jauh ke depan, Juz 29! Padahal ia baru kelas 3 SD!

Malu. Asli. Malu sekali. Betapa saya sering melonggarkan diri untuk tidak menghafal ayat-ayat suci. Betapa saya sering berharap pada ucapan `nanti'. "Nanti saja lah, kan masih ada waktu".

Dan saya semakin tertampar keras, saat melihat rekaman video para Hafizh dari Tajkistan. Adalah Muhammad Ayub, usianya baru 7 tahun. Ia adalah salah satu penghafal Al-Qur'an terkecil di dunia dari Badan Tahfizh Al-Qur'an Internasional. Mendengarkan ia sedang tasmi' dengan kualitas bacaan yang luar biasa, saya merinding. Ada beberapa anak lagi yang sempat saya dengarkan hafalannya, Mihrabuddin (7 tahun), Shalaahuddin (7 tahun), dan Najmuddin (6 tahun). Kesemua anak-anak itu adalah Hafizh, hafal seluruh Al-Qur'an. Subhanallah...



Ingin sekali saya membagi videonya disini, hanya saja belum sempat saya edit. Pokoknya mendengarkan anak-anak itu bersenandung Al-Qur'an, saya merinding, sekaligus iri.

Maka pertanyaan yang harus segera diajukan pada diri kita adalah, "Dah sampe mana hafalannya?"

(ninja) *dissapear*


Sumber gambar dari sini

Sunday, January 09, 2011

Dunia Pasti Berputar

Mengingat kord lagu ini cukup mudah bagi saya (kecuali F), maka patut dicoba. Here we go :

C           G    Am G
Dunia pasti berputar
F      Em      Dm      G
Ada saatnya semua harus berubah
C           G    Am   G
Ingat pasti bertukar
  F        Em      Dm    G
Kita harus siap hadapi semua
F               G
Ikhlaskan segalanya
  F                G         C
Jalani semua yang ada di dunia

Int: G Am G F Em Dm G

C           G    Am G
Dunia pasti berputar
F      Em      Dm      G
Ada saatnya semua harus berubah
F               G
Ikhlaskan segalanya
  F                G
Jalani semua yang ada…
C           G    Am G
Dunia pasti berputar
F      Em      Dm      G
Ada saatnya semua harus berubah
C           G    Am   G
Ingat pasti bertukar
  F        Em      Dm    G
Kita harus siap hadapi semua
F               G
Ikhlaskan segalanya
  F                G
Jalani semua yang ada.. ho ho ho hoho

Interlude: Am G C Dm E
           Am-G Am G C
           D Dm G

           C                 G
Ho ho ho Tuhan pasti berikan kita
    Am        Em
Segala yang indah
  F        C      Dm        G
Dengan segala anugerah tuk kita
  C                 G      Am       Em
Yakinkan kita pasti bisa jalani semua
  F                      G
Jagalah semua yang telah ada
    Dm     G
Tuk hidup kita
C           G    Am G
Dunia pasti berputar
F      Em      Dm      G
Ada saatnya semua harus berubah
C           G    Am   G
Ingat pasti bertukar
  F        Em      Dm    G
Kita harus siap hadapi semua
F               G
Ikhlaskan segalanya
  F                G         C G Am G
Jalani semua yang ada di dunia

Coda: F Em Dm G

***

Saya suka lagu ini, lirik yg meneduhkan jiwa ditambah dengan nada-nada yang pas di hati, menjadikan lagu ini enak didendangkan di waktu-waktu sela. Cuma jari saya belum terbiasa dengan kunci F, masih ancur! :D


Chords source : from here