Thursday, January 27, 2011

Aku Lupa


Ternyata aku lupa 
Engkau membuat langit menjadi lega
Engkau membuat petani bergembira
Engkau menyejukkan sesak udara

Ternyata aku lupa
Derasmu ciptakan berkah di bumi
Derasmu lelapkan mimpi
Derasmu hadirkan pelangi

Ah, jika aku ingat
Betapa engkau akan kuizinkan
Menderas tiap hari
Membanjir di sini

Aku mencintamu, hujan
Sumber gambar dari sini

11 comments:

Henny Yarica said...

i do love rain. meskipun karena itu cucian basah jadi menumpuk, motor dan mobil jadi penuh lumpur dan pasar jadi becek. :D

Anazkia said...

Aku cinta ama yang buat puisi ini *halah*

Quinie said...

aku juga lupa kalau blogku & teman2 bloggerku sudah terlalu lama ditinggalkan. pakabar sis?
hujan kah disana?

cici silent said...

@Henny : Wah, kita sama donk. Anyway, makasih kunjungannya. ^_^

@Anaz : Hueheheh (cozy)

@Quinie : Alhamdulillah baik Sis, iyah nih disini hujan terus. :D

Ahmad'z said...

kalo lupa sering" minum air putih akan memulihkan ingatan,,hehe salam kenal

Sriyono Semarang said...

Hujan memebri kesejukan...

'dee said...

aku juga suka hujan, terutama hujan gerimis... :) d.~

pututik said...

hujan membuat suasana hati menjadi sejuk, kalo nggak banjir tapi

Hariez said...

entah udah berapa lama aku tak menuliskan hujan...*dipentung cici* hehehe...well hujan bisa berupa apapun juga termasuk menjadi sebuah karya tulis :)

salam hangat

cici silent said...

@Ahmad : ^_^ Salam kenal juga.

@Sriyono : Yup! Kesejukan yang mendamaikan hati. ^_^

@`dee : Wah.. ada dee juga disini. Makasih atas kunjungannya. ^_^ Saya lebih suka lagi sama gerimis yang ditingkahi indahnya pelangi. :D

@pututik : iyah, suka miris kalo ada banjir dimana2, hiks!

@Hariez : Apa kabar brother? Makasih dah silaturrahim kesini ya. ^_^

susisetya said...

Hujan memberikan kesejukan
Hujan menciptakan banyak kenangan
Hujan membawa berjuta keberkahan
Hujan I like hujan....
salam kenal....