Tuesday, December 23, 2008

Ibu







Ibu,

Kasihmu tak terperi

Sayangmu tak kan terganti

Pengorbanan ikhlasmu, ibu

Tak kan pernah bisa ku balas

Walau dengan dunia seisinya

Walau dengan abdi sepanjang masa

Hatimu yang s’lalu tersenyum, ibu

Kan selalu menjadi penawar jiwaku

Ibu,

Keluhku kau balas dengan senyuman

Marahku kau tampik dengan sikap penuh kesabaran

Tangisku adalah tangismu

Bahagiaku adalah bahagiamu

Duhai ibu,

Diri ini tak sanggup membalas segala jasamu

Diri ini begitu hina, begitu malu,

Engkau telah mengorbankan segalanya demi anakmu ini

Cintamu, kasihmu, pengorbananmu,

Takkan pernah lekang oleh waktu

Kan selalu terukir di dalam hatiku

Ibu,

Ucapan terima kasih takkan cukup untukmu

Bakti seumur hidup takkan cukup membalas jasamu

Do’a lirih dalam hati ini

Selalu kan terpanjat untukmu

Salam takzim dariku untukmu

Bundaku


***


"Selamat Hari Ibu"


Wednesday, December 17, 2008

Maryamah Karpov ; Pilihan Sulit di Antara Bacaan-bacaan Wajibku :D


Setelah sekian lama menunggu, alhamdulillah akhirnya berkat bantuan seorang sahabat, seri terakhir Tetralogi Laskar Pelangi ini telah berada dalam genggaman. Maryamah Karpov adalah novel yang paling dinantikan oleh para penggemar buku-buku Andrea Hirata. Betapa tidak ? Berdasarkan janji penulisnya, misteri tentang Lintang, Arai, dan A Ling akan terkuak di buku terakhirnya ini.

Sebenarnya sebelum buku ini terbit, saya sudah mengantisipasi, mempersiapkan kedatangannya. Setiap kali sempat mengunjungi Mr. Google, maka saya akan mencari tahu kapan si “MK” ini terbit. Tapi, seringkali saya tidak menemukannya, alias belum terbit. Karena telah berkali-kali tak menjumpai info valid kapan si “MK” ini terbit, lalu saya tak lagi menyentuh ruang searching google dengan kata kunci “Maryamah Karpov”.

Tapi, saat tengah malam menjelang jenak istirahat, tepatnya tanggal 7 Desember 2008 malam takbiran, saya iseng bertanya lagi tentang Maryamah Karpov kepada Mr. Google, dan ternyata, masya Allah, si “MK” sudah terbit sejak tanggal 28 November! Saya sungguh kesal, mengapa saya baru tahu sekarang! Bisa-bisa saya sudah tidak kebagian bukunya. Dan terbukti, ketika saya memesan dengan seorang teman di Palembang, ternyata sudah habis! Laris manis!!! Namun, di tengah euphoria terbitnya “MK” dan kekhawatiran saya akan tidak kebagian, Alhamdulillah ........ berkat bantuan Mbak Mei akhirnya Senin lalu, tepatnya, Senin pagi, 15 Desember 2008, Maryamah Karpov meluncur ke Pagar Alam.

Melihat “Maryamah Karpov” yang begitu tebal mempesona, saya seperti melepas rindu kepada orang yang sudah bertahun-tahun tak bertemu. Mata hatiku sampai berkaca-kaca. Begitulah teman, seorang pencinta dan pelaku sastra. Selalu punya keterikatan batin dengan karya-karya sastra itu sendiri.

Lalu, beberapa saat membacanya, diri ini seperti orang yang terasing. Tak lagi peduli apa yang terjadi. Tertawa di saat orang-orang terdiam serius, dan terkadang kening saya mengkerut ketika orang-orang tertawa lepas.

Di tengah rutinitas dan pekerjaan yang menyita, hanya ada sedikit waktu untuk membaca. Disinilah pilihan sulit itu berawal, teman. Diktat-diktat kuliah yang menuntut untuk segera dikhatamkan, majalah dwi mingguan yang harus segera dituntaskan (karena kalau tidak, maka akan tergilas edisi berikutnya), lalu buku bacaan da’wah yang juga sayang untuk dilewatkan, dan tentu saja Maryamah Karpov.

Mengingat tak lama lagi Ujian Akhir Semester (UAS), tentu Diktat kuliah harus ditempatkan di prioritas paling atas, apalagi waktu membaca sudah sangat minim. Majalah juga bacaan penting, Tarbawi bukan sekadar majalah, tapi sarat pembelajaran hidup. Saya menjuluki secara pribadi majalah ini sebagai “A Phylosophy Magazine”. Lalu buku yang belum lama saya pinjam “100 % Dakwah Keren”, menarik sekali! Namun, Maryamah Karpov memiliki energi yang begitu besar di antara semua bacaan wajib saya itu. Ia seperti telaga di tengah gurun yang panas menyengat. Ia bagai mutiara yang tercecer di pinggir pantai. Maka sungguh sayang untuk dilewatkan, sungguh sayang untuk diabaikan.

Memang sulit memilih Maryamah Karpov sebagai bintangnya. Mengingat konsekuensi yang akan saya tanggung jika yang lain terabaikan sementara. Namun, Maryamah Karpov telah lama melekat di hati dan jiwa ini akan hampa tanpa membacanya. Maka, saya putuskan untuk “melahap” Maryamah Karpov secepatnya, kemudian barulah beralih pada bacaan wajib saya berikutnya.

Dalam hidup ini, kita memang akan senantiasa dihadapkan pada pilihan-pilihan. Semoga apapun yang kita pilih, menjadikan jiwa kita lebih dewasa, menjadikan diri ini manusia seutuhnya.

***

NB : Bacaan wajib yang tidak saya masukkan dalam pilihan-pilihan adalah Al Qur’an.
Al Qur’an mah gak usah mikir2 lagi! Certainly, Qur’an is always in my heart, always. :D

Special buat Au', thanks bro udah ngomporin daku, he he.


Sunday, December 14, 2008

Bangkitlah Negeriku



By : Shoutul Harokah


Tatap tegaplah masa depan
tersenyumlah tuk kehidupan
Dengan cita dan sejuta asa
Bersama membangun Indonesia

Pegang teguhlah kebenaran
Buang jauh nafsu angkara
Berkorban dengan jiwa dan raga
Untuk tegaknya keadilan

Bangkitlah Negeriku!
Harapan itu masih ada
Berjuanglah Bangsaku!
Jalan itu masih terbentang

S'lama matahari bersinar
S'lama kita terus berjuang
S'lama kita terus berpadu
Jayalah negeriku! Jayalah!

***

Wuih...subhanallah! Lagu ini dahsyat memompa semangat kembali berkobar-kobar. Bangkitlah diriku! Tuk bangkitkan Negerimu!


Monday, December 08, 2008

Selamat Berkorban !

Selamat Idul Adha 1429 H
"Semoga kita semakin ikhlas dalam berkorban"

Hidup ini penuh pengorbanan. Apapun bentuk pengorbanan itu, sekecil apapun pengorbanan yang dapat kita berikan, yakinlah bahwa ia takkan sia-sia. Ia akan menjadi saksi kelak di akhirat. Ia akan menjadi kenangan manis tak terperi, menjadi sebuah bukti kecintaan kita padaNya, bukti keikhlasan kita dalam berjuang di jalanNya.

Monday, November 17, 2008

Musuh Sejati


Duhai musuh sejatiku
Musuh besar sepanjang hidupku
Tak mau kah kau hentikan asapmu ?
Yang membanjiri dadaku dengan racun
Yang menyesakkan nafasku setiap waktu

Wahai pencuri kantong-kantong pria
Pencuri vitalitas kaum muda
Tak kunjung padamkah baramu ???


(Sebuah keprihatinan mendalam bagi para perokok)

Sunday, November 02, 2008



Di sekitar Arsy-Nya ada menara-menara dari cahaya

Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya

Wajah-wajah mereka pun bercahaya

Mereka bukan para Nabi dan Syuhada...

Hingga para Nabi dan Syuhada pun iri kepada mereka

Ketika para sahabat bertanya, Rasul menjawab :

"Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah,

Saling bersahabat karena Allah...

Dan saling berkunjung karena Allah...."

(HR. Tirmizi)

Monday, October 27, 2008

Pagi Kelabu




Fajar berkabut kelam
Menyisakan impresi duka nan dalam
Duka yang tersimpan rapi
Di tepian telaga hati

Ada apakah gerangan di sana
Rindukah ? Kecewakah ? Atau apa ?

Tuesday, October 14, 2008

Sebuah Kalimat Terakhir Darinya...



"Ukhuwah ibarat satu janji, yang dibuat dalam hati.

Tidak dapat ditulis, tidak dapat dibaca.

Namun, takkan terpisah oleh jarak. Tak kan berubah oleh masa.

Sedetik di mata, selamanya di jiwa. "

Tuesday, September 30, 2008

Moga Kembali Fitrah


" Allaahu Akbar 3x Laa Ilaahaillallaah Wallaahu Akbar
Allaahu Akbar Walillaahilhamd "
Taqabbalallaahu Minnaa Wa Minkum Shiyamanaa Wa Shiyaamakum
Mohon Maaf Atas Segala Kesalahan
Semoga Tercapai Fitrah Di Hari Kemenangan

Sepenggal Kata untukMu Ya Rabb..


Rabb... telah ku jumpai RamadhanMu
Telah kutemukan malam-malam sepi nan indah dalam munajah padaMu
Cinta yang ku rajut dalam do'a
Rasa rindu yang membuncah memenuhi dada
Haru menggelegak, mengalirkan deras air mata
Ya Allah Ya Rabb...
Ramadhan yang baru saja ku jumpa
Kini berakhir tanpa sapa
Teringat amalan yang tak purna
Namun sesalku tiadalah guna

Ya Rahman... Ya Rahim...
Terimalah amalan ibadahku yang sedikit ini
Hamba mohon......
Engkau simpan dengan baik hingga Yaumil Hisab kelak Ya Rabb...

Allah....
Belum terhitung hari ku berpisah dengan Ramadhan
Diri ini telah rindu padanya
Ya Rabbul 'Izzati, pertemukan kembali hamba padanya
Hamba ingin... bersujud, bermunajah, berdo'a, beramal...
Di bulan suciMu

Ya Allah...
Berjuta ampunan t'lah Kau anugerahkan
Berjuta nikmat t'lah Engkau karuniakan
Berjuta do'a... t'lah terungkapkan
Berjuta harap telah hamba gaungkan
Semoga tercapai fitrah... di hari kemenangan
Amiin... Allahumma Amiin...