Monday, January 28, 2008

Selamat Jalan Pak Harto

Sejak kemarin, Minggu, 27 Januari 2008 sekitar pukul 13.10, semua keluarga Cendana berkabung, mantan Presiden Soeharto berpulang ke rahmatullah. Bukan hanya keluarga Cendana yang berduka cita, tapi seluruh lapisan masyarakat Indonesia ikut merasakan duka itu, merasa kehilangan seorang sosok Soeharto yang bijak dan berwibawa. Setelah dirundung berbagai penyakit yang bertubi-tubi akhirnya… Bapak Indonesia yang telah memimpin bangsa selama 32 tahun itu wafat di usianya yang ke-86 tahun.

Walaupun mungkin ada kesalahan-kesalahan yang pernah tertoreh dalam sejarah hidupnya –yang mana kesalahan itu menyangkut hajat orang banyak– kebaikan-kebaikan dan jasa beliau bagi bangsa ini sungguh patut kita hargai. Hikmah yang bisa kita ambil adalah setiap orang punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. Ketika muncul kekurangan-kekurangan orang lain di mata kita, seringkali kita langsung ‘mengecap’ orang tersebut karena keburukannya. Padahal…di balik kekurangan itu pasti tersimpan kelebihan-kelebihan yang tidak kita ketahui. Begitu juga ketika kita menyikapi kelebihan orang lain, kita harus bersikap proporsional, karena di balik kelebihan-kelebihannya juga tersimpan kekurangan-kekurangan yang tidak kita ketahui. Maka, kita tidak akan terjebak pada penghinaan terhadap orang lain atau pun pemujaan berlebih pada orang lain.

Siapa pun yang telah tutup usia, pasti akan selalu terkenang bagaimana dia hidup di dunia. Bila ia membawa manfaat bagi orang-orang di sekitarnya, sejarah hidupnya akan dikenang dengan manis oleh orang-orang yang ditinggalkan. Tapi, sebaliknya bila malah selalu membawa mudharat, maka hanyalah kenangan pahit yang akan terpatri dalam ingatan orang-orang yang ditinggalkan. Semoga kita bisa meninggalkan kenangan manis dan suri tauladan yang baik… karena tatkala kita meninggallah…. semua orang menunjukkan sikap dan penilaian aslinya terhadap kita. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kita semua berasal dari Allah dan akan kembali pada Allah. Sahabat… ketika kita meninggal, seperti apakah kita ingin dikenang… ?

Selamat jalan Pak Harto. Jasamu bagi bangsa ini ‘kan selalu terkenang. Semoga Allah memaafkan dan mengampuni kesalahanmu, menerima amal kebajikanmu selama di dunia... selama 32 tahun memimpin bangsa yang besar ini, Indonesia.

2 comments:

Fakhru said...

Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu…Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa beliau, menerima amal-amal baik beliau, serta dilapangkan kuburnya…amin.

Semoga kita semua bisa mengambil pelajaran, bahwa menjadi pemimpin tidaklah mudah dan setiap orang tidaklah sempurna dan terjaga dari khilaf dan dosa, namun sebaik-baiknya orang adalah yg senantiasa mau memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik…

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan iman kepada kita lahir dan batin untuk senantiasa dapat berjalan diatas aturan-aturan-Nya…amin

LieZMaya said...

Selamat Jalan eyang,
bapak negara tercinta...semoga amal dan segala kebaikanmu diterima disisi-NYA, dilapangkan jalannya.

Terima kasih atas segala jasamu.
aku akan selalu mengenangmu.