Monday, November 17, 2008

Musuh Sejati


Duhai musuh sejatiku
Musuh besar sepanjang hidupku
Tak mau kah kau hentikan asapmu ?
Yang membanjiri dadaku dengan racun
Yang menyesakkan nafasku setiap waktu

Wahai pencuri kantong-kantong pria
Pencuri vitalitas kaum muda
Tak kunjung padamkah baramu ???


(Sebuah keprihatinan mendalam bagi para perokok)

Sunday, November 02, 2008



Di sekitar Arsy-Nya ada menara-menara dari cahaya

Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya

Wajah-wajah mereka pun bercahaya

Mereka bukan para Nabi dan Syuhada...

Hingga para Nabi dan Syuhada pun iri kepada mereka

Ketika para sahabat bertanya, Rasul menjawab :

"Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah,

Saling bersahabat karena Allah...

Dan saling berkunjung karena Allah...."

(HR. Tirmizi)

Monday, October 27, 2008

Pagi Kelabu




Fajar berkabut kelam
Menyisakan impresi duka nan dalam
Duka yang tersimpan rapi
Di tepian telaga hati

Ada apakah gerangan di sana
Rindukah ? Kecewakah ? Atau apa ?

Tuesday, October 14, 2008

Sebuah Kalimat Terakhir Darinya...



"Ukhuwah ibarat satu janji, yang dibuat dalam hati.

Tidak dapat ditulis, tidak dapat dibaca.

Namun, takkan terpisah oleh jarak. Tak kan berubah oleh masa.

Sedetik di mata, selamanya di jiwa. "

Tuesday, September 30, 2008

Moga Kembali Fitrah


" Allaahu Akbar 3x Laa Ilaahaillallaah Wallaahu Akbar
Allaahu Akbar Walillaahilhamd "
Taqabbalallaahu Minnaa Wa Minkum Shiyamanaa Wa Shiyaamakum
Mohon Maaf Atas Segala Kesalahan
Semoga Tercapai Fitrah Di Hari Kemenangan

Sepenggal Kata untukMu Ya Rabb..


Rabb... telah ku jumpai RamadhanMu
Telah kutemukan malam-malam sepi nan indah dalam munajah padaMu
Cinta yang ku rajut dalam do'a
Rasa rindu yang membuncah memenuhi dada
Haru menggelegak, mengalirkan deras air mata
Ya Allah Ya Rabb...
Ramadhan yang baru saja ku jumpa
Kini berakhir tanpa sapa
Teringat amalan yang tak purna
Namun sesalku tiadalah guna

Ya Rahman... Ya Rahim...
Terimalah amalan ibadahku yang sedikit ini
Hamba mohon......
Engkau simpan dengan baik hingga Yaumil Hisab kelak Ya Rabb...

Allah....
Belum terhitung hari ku berpisah dengan Ramadhan
Diri ini telah rindu padanya
Ya Rabbul 'Izzati, pertemukan kembali hamba padanya
Hamba ingin... bersujud, bermunajah, berdo'a, beramal...
Di bulan suciMu

Ya Allah...
Berjuta ampunan t'lah Kau anugerahkan
Berjuta nikmat t'lah Engkau karuniakan
Berjuta do'a... t'lah terungkapkan
Berjuta harap telah hamba gaungkan
Semoga tercapai fitrah... di hari kemenangan
Amiin... Allahumma Amiin...

Sunday, September 28, 2008

A Brief of "Curhat" :D


Alhamdulillah, akhirnya pagi ini bisa mosting lagi. Maaf ya sobat semua, saya ga ngasih-ngasih kabar, kemaren saya sempat off dari kegiatan blogging and netting karena saya pergi ke Palembang 3 (tiga) hari. Saya pergi dalam rangka keperluan bisnis dan pribadi. Keperluan bisnisnya, saya membeli bahan baku untuk pemesanan cetak undangan. Dan keperluan pribadinya adalah saya mau nonton LP alias Laskar Pelangi and book hunting! :D He he he.


Sebenarnya saya hampir tidak pernah nonton bioskop. Tapi, karena filmnya adalah film adaptasi dari sebuah novel fenomenal, saya tak boleh melewatkannya. Karena di Pagar Alam tak ada bioskop, maka sambil taking a trip for business, saya sekalian nonton ;) Filmnya, subhanallah… saya belum bisa menggambarkannya dengan kata-kata. Tapi, sepanjang saya menonton film LP (Laskar Pelangi), saya menangis berkali-kali dan juga tertawa berkali-kali. Benar-benar sebuah film yang dahsyat dan fenomenal di tengah krisis sensitivitas nurani di dunia film saat ini. Perjalanan saya menonton film Laskar Pelangi serta bagaimana pendapat saya tentang film dahsyat ini insya Allah akan saya ceritakan di postingan yang berbeda.

Sepulang dari Palembang, tepatnya tanggal 26 September 2008 hari Jum’at, saya ambruk. Tak pernah saya selelah itu di perjalanan, tapi wajar saja, karena saya duduk di kursi paling belakang bis, hiks hiks! Duduk dengan kaki tergantung (karena posisi kursinya lebih tinggi dan saya pendek), dengan kondisi tubuh yang lelah & tidak fit, membuat tubuh saya pegal-pegal dan sangat tidak nyaman. Makanya setelah sampai di rumah, saya belum sempat ngapa-ngapain. Biasanya kalau tubuh saya super lelah, daya tahan tubuh melemah, maka saya mengkonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan dengan kadar air tinggi dan istirahat yang cukup. Alhamdulillah pagi ini saya sudah cukup fit, setelah kemarin saya beraktivitas penuh dari pagi sampai sore. Saya malu sama bos sudah izin tiga hari, he he he.

Di penghujung Ramadhan ini, semoga kita masih terus bersemangat. Walaupun banyak orang sibuk dengan persiapan lebaran yang bisa membuat ibadah jadi bablas pahalane , insya Allah kita semua tetap pada jalan yang lurus, jalan yang diridhaiNya. Karena bukti ketidakikhlasan sebuah amal di bulan Ramadhan ini terlihat ketika menjelang lebaran, sibuk dengan aneka kue, masakan, baju baru, pernak-pernik rumah sehingga melupakan jamuan Allah di sepuluh malam terakhir. Na’udzubillah…

Sobat, mudah-mudahan Allah melindungi kita, mengaruniakan hati yang bersih, hati yang lapang, hati yang suci. Moga tercapai fitrah.

Monday, September 22, 2008

Speedy Euy....


Subhanallah, walhamdulillah, berkah di bulan Ramadhan, finally saya bisa masang Speedy. Dengan hasil rizki dari Allah melalui tangan-tangan pilihan akhirnya dananya cukup untuk masang Speedy. Apalagi lagi discount 50%, alhamdulillah...segala puji hanya milik Allah.


Setelah pake Speedy saya merasakan sebuah kenikmatan tersendiri, kenikmatan yang harus disyukuri dan disikapi dengan tepat. Selama ini saya ngenet di warnet yang koneksinya megap-megap and byar-pet. Sekali lagi, alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah. Semoga dengan Speedy saya bisa menjadi netter sejati dan blog saya semakin berkah. Amiin.

Thursday, September 11, 2008

Laskar Pelangi The Movie's Coming



Subhanallah walhamdulillah, akhirnya film Laskar Pelangi rampung juga. Setelah perjuangan yang dahsyat, melalui berbagai proses melelahkan. Finally, novel Fantastic karya Bung Andrea benar-benar terwujud dalam sebuah film. Tapi, tak seperti kebanyakan film adaptasi novel lainnya, film Laskar Pelangi ini akan benar-benar mewakili isi novelnya. Oh, it's so great! Sobat semua pasti pernah menonton film Ayat-ayat Cinta dan The Davinci Code yang merupakan adaptasi dari novel. But... antara membaca novel dan menonton filmnya, sungguh mengecewakan. Hmm, dissapointing...

Kini kita semua sedang menanti tayangnya film Laskar Pelangi. Saya yakin, sungguh yakin, haqqul yaqin... bahwa film ini akan menggetarkan hati nurani, dan membangunkan otak kesadaran yang selama ini telah lama tertidur.

Film ini insya Allah akan tayang perdana di bioskop pada akhir September ini dan akan beredar di seluruh bioskop Indonesia pada libur lebaran nanti. Subhanallah, Launching di bulan Ramadhan penuh berkah... dan dinikmati oleh jutaan ummat pada hari kemenangan nanti. Bagi yang ingin tahu lebih banyak tentang film Laskar Pelangi, kunjungi saja situsnya di sini dan jangan sampai ketinggalan acara Kick Andy Jum'at malam nanti, 12 September 2008 pukul 21.30 WIB di Metro TV, pasti bakalan nyesel kalo ga nonton, he he.

Once more I say, "Bung Andrea.... barakallah...". Semoga kita semua tetap bersabar dalam menunggu kehadiran film Laskar Pelangi ini. Ya.. walau pun memang ga sabaran pengen nonton banget, ingat saja ini, "Innallaha ma'ashabiriin...."

Jalan-jalan ke pasar pagi
Lalu beli ikan bakar
Kalo ingin nonton Laskar Pelangi
Kita semua harus bersabar


He he, oke guys ? Dengan bersabar, film ini akan segera tiba di depan mata dan Maryamah Karpov pun akan menjelang jua. But, one thing I must warn : jAnGaN bELi bAjAkAn!!! Semua untuk kebaikan dan kemaslahatan bersama. So, when Laskar Pelangi The Movie's coming, I'll always waiting ;)



Mahar & Ikal

Laskar Pelangi & Bu Muslimah


Sang Cerdas, Lintang.


Sedang Menanti di Depan SD Muhammadiyah

Tuesday, September 09, 2008

Ironi Pendidikan Hari Ini


Kemarin, tepatnya tanggal 8 September, adalah Hari Aksara Internasional. Hari di mana kita boleh berbangga karena dari segi statistik, angka Melek Aksara meningkat dari tahun ke tahun. Namun hari ini adalah sekaligus hari yang menyedihkan karena justru seiring angka Melek Aksara yang makin meningkat itu, bangsa kita tak kunjung cerdas. Ironis.

Secara statistik, angka buta aksara memang berkurang. Akan tetapi secara fungsional, banyak penduduk Indonesia yang tidak pandai membaca dan menulis. Kita hanya diajarkan untuk bisa membaca dan menulis, tapi tidak pandai. Kebiasaan masyarakat Indonesia yang hobi menonton televisi membuat mereka hanya bisa menjadi “pengamat dan pendengar”, tanpa bisa melakukan sesuatu yang berguna untuk mencerdaskan dirinya. Padahal, di zaman sekarang ini kita sangat didukung oleh teknologi komunikasi yang begitu efektif dan akses yang mudah untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita.

Berbicara tentang pendidikan di negeri ini memang hanyalah ironi yang didapat. Lembaga yang berwenang di bidang pendidikan hanya berorientasi pada target proyek. Bagaimana mau menyelesaikan masalah pendidikan yang ada jika tak ada kepedulian sama sekali ? Budaya membaca kita masih sangat rendah, apatah lagi untuk menulis. Contoh kecil saja, pelajaran mengarang di sekolah ternyata menjadi mata pelajaran yang paling membosankan bagi para siswa. Bukan pelajarannya yang salah, akan tetapi cara mengajarnya. Para pendidik memang harus berbenah. Karena bagaimana mau memberikan sesuatu jika kita tidak punya sesuatu untuk diberikan ? Bagaimana mau mendidik jika diri sendiri belum terdidik ?

Jumlah perpustakaan dan toko buku di Indonesia masih sedikit dibanding negara berkembang lainnya. Di Jepang saja, jumlah toko bukunya kurang lebih telah menyamai Amerika Serikat. Di negeri kita yang berlimpah kekayaan alamnya ini, harga buku sangat mahal. Produksi kertas saja masuk dalam daftar wajib pajak. Bagaimana harga buku mau murah ? Jika pemerintah ingin bangsa ini cerdas, maka hapuskan pajak kertas agar buku lebih murah. Perbanyak toko buku agar akses lebih mudah. Setuju ?!!! Karena bagaimana bangsa ini mau cerdas kalau semua dijadikan BISNIS ??? Pfuihh… cape’ deh.