Tuesday, June 10, 2008

Inspiration of June 10th, 2008

"Hal-hal yang Paling Penting
tidak Pernah Boleh Berada di Bawah
Hal-hal yang Paling Tidak Penting"
Inspired by The Seventh Habits of Effective People

Saturday, June 07, 2008

Angin Kelabu di Pagi Hari


Entah apa yang ingin ku tuliskan di sini, tapi yang pasti perasaan ku saat ini sedang sangat kacau. Bak angin puyuh yang memporak-porandakan bumi. Bak ombak yang menerjang menghempas badai. Ingin kulukiskan apa yang sedang ku rasa, ingin ku bagi sesak di dalam dada ini. Namun sulit rasanya mulut ini berucap, sulit rasanya hati ini membagi derita.


Aku ingin seperti mentari… yang senantiasa menebarkan sinarnya tanpa henti, tanpa lelah. Memberikan secercah cahaya tanpa ingin energi itu kembali padanya. Matahari, ia selalu punya energi, ia menyinari dunia hingga dunia pun terang ceria.


Aku ingin seperti karang… yang tegar, teguh, mempesona. Yang bertambah kuat kala hantaman ombak besar senantiasa mendera.


Aku ingin… namun aku bukanlah mentari, bukan jua karang. Aku hanyalah seorang anak manusia, yang kadang tertawa kadang menangis. Yang tak selalu punya cahaya untuk dibagi, bahkan kadang tak punya cukup cahaya untuk menerangi diri sendiri.




NB : Hidup memang seperti roda yang berputar, right ? I can just smiling to face it :)

Wednesday, June 04, 2008

Suci Sekeping Hati

By : Saujana
Sekeping hati dibawa berlari
Jauh melalui jalanan sepi
Jalan kebenaran indah terbentang
Di depan mata mu para pejuang
Tapi... jalan kebenaran
Tak akan selamanya sunyi
Ada ujian yang datang melanda
Ada perangkap menunggu mangsa
Akan kuatkah kaki yang melangkah
Bila disapa duri yang menanti
Akan kaburkah mata yang menatap
Pada debu yang pasti kan hinggap
Mengharap senang dalam berjuang
Bagai merindu rembulan di tengah siang
Jalannya tak seindah sentuhan mata
Pangkalnya jauh ujung belum tiba
***

Hmm, hidup memang penuh ujian. Namun, walau aral melintang pukang, semoga kita bisa lulus ujian dengan nilai terbaik. Amiin.

Friday, May 23, 2008

Dengarkanlah Hatiku

Saat lidah kelu, tak kuasa mendendangkan gerakannya
Saat kata tak lagi terungkap
Saat jemari ini enggan menari di atas keyboard
Saat wajah tak mampu berekspresi

Hanya hati...
Yang mampu berkata
Yang mampu mengungkap
Yang merdeka... menyenandungkan nada-nada

Duhai sahabat,
Dengarkanlah...
Kini hatiku sedang berbincang padamu
Kini hatiku sedang menyenandungkan lagu indahnya

Tuesday, March 25, 2008

Husnul Khotimah

Terangkanlah, terangkanlah
Hati yang berkabut
Langkah penuh dosa
Bila masa t'lah tiada
Kereta kencana datang tiba-tiba
Air mata dalam duka
Tak mengubah ceritanya
Hanya hening dan berjuta tanya
Dalam resah, dalam pasrah
Terangkanlah, terangkanlah
Jiwa yang mengeluh
Saat hilang arah
Detik waktu yang memburu
Detik yang tak pernah kembali padamu
Terangilah... terangilah...
Bimbing kami dalam langkah
Ampunilah... maafkanlah...
Dosa hidup sebelum di akhir masa
Ya Allah biha Ya Allah biha...
Ya Allah bi husnul khotimah...
By : Opick
***
Subhanallah... lagu ini mengingatkan saya kembali akan kematian, dzikrul maut... Saya tidak bisa banyak berkata-kata jika mengingat kematian, tenggorokan saya langsung tercekat, mengingat dosa-dosa dan tabungan pahala yang belum cukup :(
Ya Allah... karuniakanlah di akhir hidup hamba husnul khotimah. Amiiin.

Saturday, March 22, 2008

Tulisan Asal Tanpa 'Judul' :)

Sebelumnya maaf ya buat para pengunjung setia blog saya, saya sempat off cukup lama dari kegiatan blogging. Maklum, belakangan ini lagi ga mood nulis. Padahal banyak banget ide-ide berseliweran di kepala. Tapi...entah kenapa jadi males, mungkin emang perlu penyegaran. So, ga pa pa deh ya sekali-sekali memanjakan diri sendiri dan refreshing, mumpung liburan juga he he.
Yah...mudah-mudahan beberapa hari ke depan otak saya bisa segar kembali dan mulai aktif lagi menulis. Doakan yeach....! Trims.

Thursday, February 21, 2008

Finally, Mosting Lagi Eeuy...!

Alhamdulillah bisa posting lagi, setelah cukup lama ga mosting karena berbagai hambatan, finally hari ini kesampean juga, he he. Subhanallah, walhamdulillah, wallahuakbar ! Diksar Santika II*) tgl 15-17 Feb kemaren "dahsyat dan mantap" :D Berbagai latihan fisik, mental, psikis, dan spiritual sangat ditantang dalam kegiatan ini. Sejak pembukaan acara sampai dengan penutupan, dipenuhi dengan tantangan-tantangan yang sangat tidak biasa. Sungguh banyak hikmah dan pelajaran mendalam dari Diksar ini, sebuah pelatihan 3 hari yang benar-benar menggugah dan mengubah. Cerita panjangnya ntar deh kapan-kapan saya cerita lebih lengkap lagi ya... ;) Ok, I think that's all for to day. Semoga di lain waktu saya bisa membagi pengalaman kepada sobat sekalian. Cayoo!
NB : *) Diksar : Pendidikan Dasar, Santika : Barisan Putri Keadilan. Diksar ini diadakan oleh Deputi Olahraga Partai Keadilan Sejahtera. Banyak juga yang menyebutnya Mukhoyam :)

Thursday, February 14, 2008

Hiatus

Untuk sementara, saya istirahat sejenak dari kegiatan blogging. Tiga hari ke depan, saya akan disibukkan dengan berbagai latihan fisik di OKUT Baturaja, camping eeuy...! Semoga, sepulangnya saya dari camping (mukhoyyam), fisik dan mental saya lebih kuat dan lebih siap menjalani tantangan hidup yang semakin besar. Doakan, semoga Allah senantiasa menyertai. Allahu akbar!

Monday, February 04, 2008

Menjelang Pilkada

PILKADA (Pemilihan Kepala Daerah) adalah sebuah Pesta Demokrasi, di mana seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih menyuarakan aspirasinya melalui pencoblosan pada salah satu kandidat. Suara-suara mereka sangat menentukan...siapakah yang akan memimpin daerah ini 5 tahun mendatang. Tepatnya tanggal 5 Februari 2008 nanti, seluruh masyarakat KotaPagar Alam akan menggunakan hak pilihnya dalam sebuah 'Pesta Demokrasi' bernama PILKADA. Sebuah 'Pesta Demokrasi' yang semestinya benar-benar demokratis.
Setiap orang berhak menentukan pilihan sesuai dengan hati nuraninya, tanpat paksaan, tanpa sogokan, atau segala macam bentuk hal-hal yang menjajah independensi haknya. Kita semua tentunya telah hapal asas Pemilu / Pilkada yakni Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia.
Maka semestinya semua pihak bersikap "fair", semestinya tidak ada pihak-pihak yang memaksakan kehendak untuk memilih salah satu calon dengan berbagai imbalan materi dan kedudukan. Walaupun kebanyakan masyarakat Kota Pagar Alam bisa dibilang 'ndeso', mereka tidaklah bodoh. Warga pasti bisa merasakan...mana yang benar-benar tulus dan mana yang hanya akal bulus. Warga juga bisa memilih... pemimpin mana yang cerdas dan mana yang hanya cari jalan pintas. Warga pasti bisa memilih... dengan hati nuraninya yang tak bisa dibohongi.
Semoga...Allah menggerakkan hati setiap masyarakat Kota Pagar Alam untuk memilih sesuai dengan hati nurani. Kita semua berdo'a, semoga PILKADA nanti berlangsung dengan aman, tertib, jujur, dan adil. Amiin.
NB : Special for all of "Allah's Soldiers" in Pagar Alam : "Keep Spirit, Allah's with us! Allahu akbar!"

Tuesday, January 29, 2008

Duhai Sahabat

Duhai sahabat…
Apa yang kau takutkan
Jika Allah ada di sisimu
Jika Allah Yang menolongmu

Duhai Sahabat ...
Apa yang kau risaukan
Jika Allah akan menenangkan hatimu
Melimpahkan kasih sayangNya padamu
Menurunkan pasukan malaikatNya untuk menolongmu

Biarlah makar yang mereka buat
Untuk mereka sendiri
Biarlah kekejaman yang mereka lakukan
Untuk mereka sendiri

Duhai Sahabat...
Tergarlah...
Allah bersama kita